Menu Click to open Menus
Home » Tips Kesehatan » Mengapa Penyakit Jantung Lebih Mengincar wanita Gemuk
Penting!!
Setiap orang berpotensi "bangkrut" akibat tidak memiliki asuransi. Masa depan keluarga menjadi taruhan. Asuransi Unit Link memberikan manfaat asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan investasi yang akan menjamin masa depan keluarga. Pelajari ... >>> RAHASIA MEMBELI ASURANSI UNIT LINK YANG MENGUNTUNGKAN, Klik di sini

______________


Mengapa Penyakit Jantung Lebih Mengincar wanita Gemuk

(299 Views) August 1, 2016 3:41 am | Published by | No comment

Gemuk atau obesitas adalah kondisi yang tidak normal, dimana terjadi perkembangan berat badan yang tidak proporsional dan melebihi ambang batas normal. Pada umumnya seseorang yang memiliki tubuh gemuk disebut – sebut berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Benarkah itu? apa yang melatarbelakangi sehingga menimbulkan kondisi seperti itu?  ternyata tubuh yang gemuk bukan merupakan bukti gizi yang bagus.

Pada dasarnya dari sisi kesehatan wanita lebih beruntung karena memiliki sistem ketahanan yang lebih baik terhadap serangan penyakit jantung dan pembuluh darah. Wanita memiliki hormon estrogen yang membuat pembuluh darah berfungsi dengan baik. Seperti halnya pada wanita, pada kaum pria juga diproduksi hormon estrogen di dalam tubuhnya namun jumlahnya sangat sedikit.

Pada saat wanita mengalami kegemukan atau obesitas, kondisi menjadi lebih buruk dan mempengaruhi fungsi hormonal, terutama hormon estrogen yang seharusnya melindunginya dari penyakit jantung. Sehingga hormon estrogen tidak lagi bisa melindungi dari adanya penyakit jantung.

Dengan kondisi obesitas, seorang wanita tidak hanya berisiko penyakit jantung, bahkan bisa terjadi komplikasi beberapa penyakit lain juga seperti ; stroke, diabetes melitus dan hipertensi. Itu adalah jenis – jenis penyakit berat yang sangat populer.

Lalu apa yang menjadi ukuran, seseorang dikatakan obesitas atau tidak? Dari segi fisik, obesitas dapat diukur secara sederhana dengan mengukur lingkar perut. Obesitas ini ditandai dengan lingkar perut yang lebih dari 80 cm bagi wanita, dan 90 cm bagi pria.

Disamping itu obesitas diukur dengan menghitung nilai Indeks Massa Tubuh ( IMT ) atau dikenal juga dengan sebutan Body Mass Index (BMI).

Untuk menentukan besar nilai IMT ada rumusnya yaitu Berat Badan (kg) dibagi Tinggi Badan (m) kuadrat.

IMT/BMI = Berat Badan (kg) / Tinggi Badan (m)²

Berat Badan disebut IDEAL atau GEMUK bila memenuhi kriteria sebagai berikut:

• Berat Badan Kurang » IMT/BMI Kurang Dari 18,5
• Berat Badan Normal » IMT/BMI 18,5 – 22,9
• Berat Badan Lebih » IMT/BMI Lebih Dari 23
• Berat Badan Pra Obesitas » IMT/BMI 23 – 24,9
• Berat Badan Obesitas I » IMT/BMI 25 – 29,9
• Berat Badan Obesitas II » IMT/BMI Lebih Dari 30

Contoh kasus :
Yuni adalah seorang wanita yang memiliki Berat Badan 63 kg dan Tinggi Badan 1,80 m.
Apakah Yuni sudah termasuk wanita yang memiliki berat badan ideal?

Dari rumus di atas dapat diperoleh nilai IMT = 63 kg / 1,80² m = 19,4
Dari contoh kasus di atas maka Yuni adalah termasuk wanita yang memiliki berat badan normal (ideal) karena IMT-nya 19,4.
Bila IMT dari Yuni lebih dari 25 itu berarti dia dapat disebut obesitas

 

Kurus Tidak Berarti Aman Dari Penyakit Jantung

Bertolak belakang dari kondisi di atas, mungkin ada pertanyaan, jika orang yang kurus apakah aman dari penyakit jantung? jawabnya : belum tentu juga. Tubuh yang kurus belum tentu juga terhindar dari penyakit jantung, karena tubuh yang kurus tidak serta merta memiliki kadar kolesterol yang rendah dan berisiko kecil terhadap penyakit pembuluh darah dan jantung. Yang menonjol adalah faktor keturunan, jika dalam keluarga terdapat riwayat kadar kolesterol tinggi, maka tetap memiliki risiko mengalamai penyakit jantung.

Kolesterol juga diproduksi sendiri oleh tubuh dalam organ hati, yaitu sebanyak 80 persennya. Sehingga kadar Kolesterol tidak bisa diindikatori dari berat badan. Apabila orang kurus, namun memiliki risiko Kolesterol dari keturunannya, bisa saja kadarnya lebih tinggi dari orang gemuk.

Tingginya kadar Kolesterol perlu diwaspadai karena menjadi salah satu faktor risiko Penyakit jantung Koroner (PJK) yang merupakan penyakit penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. 

Terkait :
Bagaimana Mengolah Mengkudu Sebagai Obat Penyakit Jantung Yang Efektif

Artikel Yang Masih Berkaitan :

No comment for Mengapa Penyakit Jantung Lebih Mengincar wanita Gemuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!