Menu Click to open Menus
Home » Tips Kesehatan » Bagian Bagian Ginjal, Fungsi Bagian Ginjal Dan Cara Kerjanya

Bagian Bagian Ginjal, Fungsi Bagian Ginjal Dan Cara Kerjanya

(1843 Views) October 30, 2016 3:00 am | No comment

Bagian – bagian ginjal. Kita semua tentu tidak asing alagi dengan organ tubuh yang satu ini, ya .. ginjal namanya. Ginjal memegang peranan penting dalam sistem kerja tubuh manusia, jika satu bagian ginjal ada yang bermasalah akan mempengaruhi kerja ginjal secara keseluruhan. Akibatnya dapat menimbulkan penyakit ginjal.

Seperti halnya anggota tubuh yang lain, ginjal juga memiliki bagian – bagian yang menjadi satu kesatuan sehingga tidak bisa dipisah – pisahkan untuk mendukung sistem kerja ginjal secara keseluruhan. Anda dapat mempelajari masing – masing fungsi bagian – bagian ginjal di bawah.

Untuk menggambarkan pentingnya fungsi ginjal, berikut ini adalah beberapa bagian ginjal yang perlu kita ketahui

bagian bagian ginjal

  • Korteks. Bagian ginjal ini dikenal sebagai lapisan sekunder  ginjal. Di dalam korteks terdapat jutaan nefron nefron yang di dalamnya terletak badan Malpighi. Setiap badan Malpighi tersusun atas glomerulus, kapsula bowman, serta beberapa tubulus tubulus pendukung untuk proses pemfilteran. Darah manusia akan mulai di filter pada bagian ini. Fungsi bagian ginjal ini adalah menyaring cairan plasma, Korteks ginjal menembus di antara dua ginjal yang disebut sebagai kolom ginjal sehingga bertindak sebagai dukungan untuk pembuluh darah, Korteks ginjal aktif mengambil partisipasi dalam metabolisme ginjal dengan menciptakan amonia untuk titrasi urin keasaman dan dengan demikian membantu dalam asam basa regulasi. Korteks sangat terlibat dalam regulasi limbah metabolik seperti asam urat, urea dan kreatinin, membantu dalam ekskresi urin diencerkan atau terkonsentrasi yang sangat penting untuk menjaga volume darah
  • Nefron. Fungsi bagian ginjal ini merupakan tempat darah yang ada di dalam tubuh di saring. Di dalam setiap nefron terdapat bagian bagian penting seperti glomerulus, kapsula bowman, tubulus kontortus proximal, tubulus kontortus distal, tubulus kolektivus serta lengkung henle.
  • Glomerulus. Fungsi bagian ginjal ini adalah menyaring darah yang masuk yang akan menghaslkan zat zat yang masih berguna. Seperti air, garam, asam amino, glukosa (zat gula), serta urea. Hasil penyaringan dari bagian ini adalah urin primer.
  • Kapsul bowman. Di namakan sebagai kapsul bowman karena bentuk organ ini mirip seperti kapsul atau kantung yang mana di temukan oleh peneliti Sir William Bowman. Fungsi bagian ginjal ini adalah  membungkus glomerulus.
  • Tubulus kontortus proximal. Fungsi bagian ginjal ini adalah sebagai tempat untuk menghasilkan urin sekunder. Di dalam tubulus kontortus proximal, darah yang berasal dari glomerulus melakukan penyerapan kembali. Sebab darah yang sudah menjadi urin primer ini masih mengandung zat zat yang berguna. Pada proses ini di kenal dengan nama reabsorpsi atau penyerapan kembali. Tubulus kontortus proximal masih menerima glukosa, asam amino, air serta garam yang penting untuk tubuh.
  • Lengkung henle. Di namakan dengan lengkung henle karena anatomi organ ini memang melengkung. Fungsi bagian ginjal ini adalah untuk  menyaring dan sebagai penghubung antara tubulus kontortus proximal dengan tubulus kontortus distal.
  • Tubulus kontortus distal. Pada bagian ini, urin yang masih dalam tahap urin sekunder melepas zat zat yang masih berguna. Lalu mendapat tambahan zat zat sisa atau pembuangan yang tidak berguna. Fungsi bagian ginjal ini adalah sebagai tempat  terbentuknya urin yang sesungguhnya, dimana nantinya di keluarkan ke luar tubuh manusia.
  • Tubulus kolektivus. Bagian ini menjadi bagian terakhir di bagian nefron. Bentuknya yang mirip selang menjadi saluran terakhir dan terpanjang dalam ginjal. Fungsi bagian ginjal yang satu ini adalah untuk menampung urin sesungguhnya hasil pengolahan dan penyerapan di dalam nefron. Kemudian setelah dari sini, urin urin tersebut di lanjutkan ke pelvis. Lalu akan di tamping sebelum benar benar di keluarkan di kandung kemih.
  • Medulla. Mungkin kedengarannya aneh bagian ginjal yang satu ini. Medulla ini merupakan jaringan yang berbentuk seperti piramida piramida dimana terletak lengkung henle. Fungsi bagian ginjal ini adalah sebagai tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler dan juga kapsul bowman. Di tempat ini urin primer akan mengalami proses panjang sebelum menjadi urin sekunder. Kemudian setelah melalui proses penyerapan yang panjang, urin tadi akan di olah menjadi urin yang sesungguhnya. Kemudian di keluarkan sebagai air kencing. Medulla ini menjadi tempat yang menhubungkan antara tubulus kontortus proximal dengan tubulus kontortus distal.
  • Arteri ginjal. Seperti bagian – bagian ginjal yang lain, arteri ginjal juga penting. Fungsi bagian ginjal ini adalah  sebagai pembuluh nadi yang berguna untuk membawa darah ke dalam ginjal. Setelah sampai di dalam ginjal, maka darah tersebut masuk ke dalam glomerulus untuk di filter atau saring. Darah yang masih terdapat zat zat berguna seperti protein dan asam amino akan kembali di serap dan di gunakan tubuh. Jika darah tersebut hanya mengandung urea dan zat tidak berguna lainnya, akan berlanjut sampai kandung kemih.
  • Vena ginjal. Fungsi bagian ginjal yang satu ini sebagai  pembuluh balik yang berguna untuk membawa darah keluar dari dalam ginjal menuju vena cava inferior. Urutan pemprosesan vena ginjal adalah setelah melewati Darah tersebut kemudian akan di alirkan kembali ke dalam jantung untuk di olah menjadi darah bersih atau yang mengandung oksigen.
  • Ureter. Fungsi bagian ginjal ini adalah untuk mengalirkan urin yang sesungguhnya dari ginjal ke kandung kemih. Ureter berbentuk seperti saluran maskuler yang silinder di dalam tubuh. Panjang ureter adalah sekitar 20-30 dengan diameter maksimum sekitar 1,7 cm di dekat kandung kemih dan yang berjalan dari hilus ginjal yang menuju kandung kemih. Ureter terbagi menjadi pars abdominalis, pelvis dan intravesikalis. Dan ureter memiliki dinding ureter yang terdiri dari mukosa yang dilapisi oleh sel-sel transisional.
  • Pelvis. Fungsi bagian ginjal ini adalah sebagai tempat penampungan sementara urin yang sudah di filter atau di saring di dalam ginjal. Nantinya jika tempat penampungan ini penuh, urin akan turun melalui ureter menuju kandung kemih. Jika kandung kemihnya penuh, maka syaraf dan otot akan berkontraksi untuk mengirimkan sinyal sinyal kuat ke bagian bagian otak manusia bahwa diri ingin segera buang air.

Masing – masing bagian ginjal memiliki peranan penting untuk melakukan proses kerja sehingga anggota tubuh yang lain dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Baca juga : fungsi ginjal

 

CARA KERJA GINJAL

Secara garis besar, proses dan cara kerja ginjal meliputi mekanisme Penyaringan (filtrasi), Penyerapan kembali (Reabsorbsi) dan  Augmentasi, yang dapat digambarkan dengan kronologi sebagai  berikut :

  • Penyaringan (filtrasi). Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Selain penyaringan, di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah, keping darah, dan sebagian besar protein plasma. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma, seperti glukosa, asam amino, natrium, kalium, klorida, bikarbonat, garam lain, dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan.
    Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino, glukosa, natrium, kalium, dan garamgaram lainnya.
  • Penyerapan kembali (Reabsorbsi). Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Oleh karena itu, 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. Sisa sampah kelebihan garam, dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air, 1200 g garam, dan 150 g glukosa. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali.  Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer. Pada urin sekunder, zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Sebaliknya, konsentrasi zat-zat sisa metabolisme yang bersifat racun bertambah, misalnya ureum dari 0,03`, dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder.
    Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi, sedangkan air melalui peristiwa osmosis. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal.
  • Augmentasi. Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air, 1,5% garam, 2,5% urea, dan sisa substansi lain, misalnya pigmen empedu.

INFO : Hidup sehat juga harus dilengkapi dengan perlindungan secara finansial jika terjadi risiko, karena masa depan keluarga bergantung pada kepala keluarga. Dapatkan asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan jaminan hari tua dalam 1 polis. klik Rahasia Membeli Asuransi Unit Link

Demikianlah bagian – bagian ginjal dan mekanisme kerja ginjal yang perlu kita ketahui. Mengingat pentingnya peranan ginjal manusia, sudah selayaknya kita merawatnya dengan baik agar terhindar dari berbagai penyakit yang mungkin timbul karena ginjal yang rusak.

BAGIKAN ARTIKEL INI :

No comment for Bagian Bagian Ginjal, Fungsi Bagian Ginjal Dan Cara Kerjanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: dilarang meng copy bro !!